|
::.
HEALTH
Efek mendengarkan Musik dan Mengaji pada saat hamil
Pada saat mendengarkan musik, aliran darah pada otak kiri dan kanan meningkat. Demikian pula ketika membaca buku piano dan bermain piano juga terjadi peningkatan koordinasi aliran darah hampir pada seluruh bagian di otak. Daerah otak yang dipengaruhi peningkatan aliran darah pada saat mendengarkan musik adalah yang berhubungan dengan fungsi penglihatan, pengontrolan otot jari dan tangan, kordinasi dari otak, pendengaran, dan sebagainya.
Terdapat penelitian yang menemukan bahwa mahasiswa yang sering mendengarkan musik Mozart lebih cerdas dibandingkan mahasiswa yang tidak suka mendengarkan musik Mozard. Penelitian yang lain menyatakan bahwa pada anak-anak prasekolah yang mengikuti pendidikan musik ternyata perkembangan berbicara dan kemampuan matematiknya lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak mengikuti pendidikan musik.
Berdasarkan penelitian-penelitian tersebut diperkirakan musik dapat meningkat kemampuan otak dan meningkatkan IQ.
Penelitian pada ibu hamil yang mendengarkan musik menunjukkan bahwa bayi yang lahir prematur pada ibu hamil yang suka mendengarkan musik ternyata lebih tenang dibandingkan dengan ibu yang tidak suka mendengarkan musik
Dalam ajaran agama Islam sangat dianjurkan untuk membaca atau mendengarkan ayat suci Al Qur'an pada saat hamil, bahkan beberapa ulama menganjurkan untuk membaca surat Yusuf dan Maryam. Membaca Al Quran pada saat hamil membuat ibu hamil lebih tenang dan anak mulai dari dalam kandungan telah diperdengarkan hal-hal yang baik.
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas maka diharapkan dengan mendengarkan musik pada saat hamil atau mendengarkan ayat suci membuat ibu hamil dan bayi lebih tenang serta meningkatkan perkembangan otak janin pada saat di kandungan.
(penulis : Dr. Irvan Adenin Sp.OG - ahli USG dari RSIA Tambak, Jakarta).
(Sumber:
Netter, 24-02-2010 )
|
The information on this Web site is designed for educational purposes only. It is not intended to be a substitute for informed medical advice or care. You should not use this information to diagnose or treat any health problems or illnesses without consulting your pediatrician or family doctor. Please consult a doctor with any questions or concerns you might have regarding your or your child's condition.
|
|